Tuesday, April 22, 2014

PENGERTIAN TEORI BERDASARKAN BEBERAPA AHLI :

PENGERTIAN TEORI BERDASARKAN BEBERAPA AHLI :
 
Tiga hal yang perlu diperhatikan jika kita ingin mengenal lebih lanjut tentang teori adalah:
  1. Teori merupakan suatu proporsi yang terdiri dari konstrak yang sudah didefinisikan secara luas sesuai dengan hubungan unsur-unsur dalam proporsi tersebut secara jelas
  2. Teori menjelaskan hubungan antar variable sehingga pandangan yang sistematik dari fenomena yang diterangkan variabel-variabel tersebut dapat jelas
  3. Teori menerangkan fenomena dengan cara menspesifikasikan variable yang saling berhubungan.
Berdasarkan ahli :
1.      Teori adalah satu set konstruk, konsep, definisi, dan proposisi yang saling berhubungan, yang menyajikan suatu pandangan yang sistematik mengenai suatu fenomena dengan menspesifikkan hubungan antar variabel dengan tujuan untuk menjelaskan dan memprediksi fenomena; (Wiersma, 1986)
2.      JOHN W. BEST
TEORI pada dasarnya berisi penggambaran hubungan sebab akibat diantara variable – variable. Suatu TEORI di dalam dirinya terkandung keunggulan untuk bisa menjelaskan suatu gejala dan TEORI juga berkekuatan untuk memprediksi sesuatu gejala.
3.      EMORY – COOPER
Teori merupakan suatu kumpulan konsep, definisi, proposisi, dan variable yang berkaitan satu sama lain secara sistematis dan telah digeneralisasikan , sehingga dapat menjelaskan dan memprediksi suatu fenomena (fakta-fakta) tertentu
4.      PROF. DR. WINARNO SURAKHMAD
TEORI menjalin hasil pengamatan kedalam suatu pengertian utuh yang memungkinkan ilmuwan membuat pernyataan umum tentang variable – variable dan hubungannya.
5.      SUMARDI SURYABRATA
Teori – teori, konsep – konsep merupakan landasan teoritis bagi penelitian yang akan dilakukan. Landasan ini perlu ditegakkan agar penelitian itu mempunyai dasar yang kokoh, dan bukan sekedar perbuatan coba – coba (Trial and Error). Untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai hal tersebut di atas, seseorang harus melakukan penelaahan
kepustakaan. Oleh karena itu, sumber bacaan merupakan bagian dari penelitian yang esensial.
6.      MANNING
Teori adalah seperangkat asumsi dan kesimpulan logis yang mengaitkan seperangkat variabel satu sama lain. Teori akan menghasilkan ramalan-ramalan yang dapat dibandingkan dengan pola-pola yang diamati.

TABEL HIPOTESA THE MATCH BETWEEN MOTIVATION AND PERFORMANCE MANAGEMENT OF HEALTH SECTOR WORKERS IN MALI

Nama : Syarifah Rina Mayasari
NIM : 13/357449/PKU/14112

Hal yang Diteliti
Hasil Penelitian
Alternatif
Insentif
Insentif rendah
Banyak hal dapat memotivasi kinerja manajemen tenaga kesehatan di Mali, namun ternyata semua motivasi bernilai kurang. Jika dilihat dari segi Insentif, maka insentif yang harus ditingkatkan namun apakah itu dapat menjamin peningkatan kinerja, ini dapat dilihat dari segi motivasi lain yang diteliti juga masih banyak yang belum berjalan maksimal.
Semua lini motivasi dalam kinerja manajemen harus dimaksimalkan sehingga semangat kerja tenaga kesehatan akan timbul.

Arahan Kerja
Banyak responden yang tidak dilatih tentang tugas yang harus mereka lakukan
Kelanjutan pendidkan
Seleksi pemilihan karyawan untuk melanjutkan pendidikan tidak transparan
Pengawasan
Tidak dilakukan secara merata pada setiap level wilayah
Penilaian kinerja
Penilaian bersifat subjektif, karena pemimpin menilai berdasarkan kriteria secara personal
Penghargaan
Tidak ada tindakan secara formal dalam memberikan penghargaan
Pengembangan karir
Pengembangan karir lebih dominan dirasakan oleh tenaga kesehatan yang berada di kota

Pertanyaan mengenai kasus Artalyta

Berdasarkan tulisan bapak terdapat 2 perbandingan kasus yaitu kasus konspirasi hukum dan kasus perdagangan, maka saya akan memberi pendapat dari masing-masing kasus:
1. Kasus konspirasi hukum
Artalyta diciduk ketika memberikan uang kepada urip di rumah sjamsul nursalim yang merupakan direktur bank umun nasional,salah satu bank yang masuk pada daftar audit BPK pada kasus penyimpangan dana BLBI, sedangkan urip adalah ketua tim jaksa penyelidik kasus BLBI.
Yang menjadi pertanyaan untuk apa artalyta menyuap urip jika itu terkait dengan penyimpangan dana BLBI yang dilakukan sjamsul nursalim,sedangkan penyelidikan kasus sjamsul sudah dihentikan?
Apakah sebenarnya sjamsul memang bersalah? Lalu apa hubungan sjamsul dengan artalyta? Atau apakah benar artalyta seperti yang dikatakan opini publik sebagai makelar perkara?
2. Kasus perdagangan
Artalyta menyangkal semua tuduhan yang dikenakan kepadanya, artalyta merasa dirugikan atas tuduhan tersebut karena dia dan urip murni hanya melakukan bisnis,namun jika ini hanya sebuah kasus perdagangan mengapa kasus ini sampai melibatkan pejabat-pejabat dari kantor kejaksaan agung dan menyebabkan mundur atau dipecatnya pejabat-pejabat negara. Kasus ini juga melibatkan penyadapan oleh KPK.
Dalam menjawab dua hipotesa di atas maka peneliti harus melakukan pencarian bukti secara lebih mendalam karena luasnya kasus ini dengan keterlibatan banyak pihak serta teori-teori yang mendukung dan memperkuat setiap bukti yang didapat.
Nama : syarifah rina mayasari
NIM : 13/357449/PKU/14112

Tabel Perbandingan Inservice Training dan Pelatihan Konvensional


Aspek
Inservice Training
Pelatihan Konvensional
Sifat
Non-formal
Formal
Kegiatan Pembelajaran
Dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan tugas-tugas peserta pelatihan dalam pekerjaannya
Dilaksanakan diluar jam kerja, peserta hanya fokus pada materi pelatihan yang diberikan
Biaya
Tidak perlu meninggalkan tempat kerja untuk menuju tempat pelatihan
Memerlukan biaya transport dan penginapan
Keterlibatan Peserta
Peserta dilibatkan sejak mulai perencanaan kebutuhan pelatihan, pelaksanaan sampai evaluasi
Peserta tidak dilibatkan dalam perencanaan kebutuhan pelatihan
Kriteria Peserta
Peserta yang dilatih sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan organisasi
Peserta yang dikirim kadang tidak sesuai dengan kriteria yang diminta
Materi
Peserta akan mendapatkan materi pelatihan hanya yang berhubungan dan dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaannya
Peserta mendapatkan materi sesuai dengan kurikulum yang sudah ada
Pelaksanaan
Individu atau Kelompok
Kelompok

--
Dellon Wijaya
NIM. 13/357731/PKU/14163
HP. 0819 429 0528
Pin BB: 26932551

Pertanyaan mengenai Logika Penelitian Kasus Artalita

Setelah membaca logika penelitian dari kasus Artalita, menurut saya contoh kasus Artalita hanya dapat diaplikasikan untuk desain penelitian yang berupa studi kasus. Sebagaimana kita ketahui untuk penelitian di bidang kesehatan lebih banyak menggunakan desain penelitian seperti cross-sectional, case-control maupun cohort. Pertanyaan saya :
1. Bagaimana menerapkan logika kasus Artalita tersebut dengan jenis penelitian lain (selain studi kasus)?
2. Apakah perlu dilakukan uji statistik inferensial untuk mengeneralisasi kesimpulan yang didapat dari kasus Artalita tersebut, sehingga dapat juga diterapkan untuk kasus lainnya? Jika perlu, bagaimana menerapkannya?
Terima Kasih.

--
Dellon Wijaya
NIM. 13/357731/PKU/14163
HP. 0819 429 0528
Pin BB: 26932551